
Lhoksukon Humas MAN 2 Aceh Utara
Dalam wujud solidaritas dan kepedulian terhadap keluarga siswa yang sedang berduka, guru dan siswa MAN 2 Aceh Utara melaksanakan kegiatan takziyah ke rumah salah satu siswa kelas XII C, Daratul Amalia, di Desa Meuria Batu 7, Kecamatan Lhoksukon, pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk empati atas wafatnya ayahanda tercinta Daratul Amalia yang berpulang ke rahmatullah lima hari sebelumnya. Rombongan takziyah terdiri dari seluruh siswa kelas XII C yang didampingi langsung oleh wali kelas, guru pendamping, serta Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas.
Sesampainya di kediaman almarhum, rombongan disambut oleh keluarga besar Daratul. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama untuk almarhum, yang dilanjutkan dengan kenduri sederhana sebagai bagian dari tradisi dan bentuk penghormatan terakhir.

Sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan sedekah yang dikumpulkan dari seluruh siswa MAN 2 Aceh Utara kepada keluarga Daratul Amalia. Bantuan ini merupakan wujud solidaritas keluarga besar madrasah dalam meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
“Sedekah ini kami kumpulkan dari seluruh siswa MAN 2 Aceh Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga sahabat kami. Semoga bisa menjadi amal jariyah dan sedikit membantu dalam masa duka ini,” ujar salah satu perwakilan OSIM yang turut hadir dalam rombongan.
Pihak keluarga menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran guru dan siswa MAN 2 Aceh Utara.
“Kami atas nama keluarga besar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak madrasah, khususnya para guru dan teman-teman Daratul. Kehadiran bapak/ibu dan anak-anak sekalian sangat berarti bagi kami dalam masa-masa duka ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda,” ujar wali dari Daratul Amalia.

Wali kelas XII C, Ibu Idawati, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus dibina di lingkungan madrasah.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai empati dan solidaritas sejak dini kepada siswa. Ketika salah satu dari kita berduka, maka kita semua turut merasakannya. Ini adalah bagian dari akhlakul karimah yang harus terus dipupuk,” ujar Ibu Idawati.
Plt Kepala MAN 2 Aceh Utara, Sulaiman, S.Pd., M.Pd., turut mengapresiasi inisiatif guru dan siswa dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter dan jiwa sosial yang tinggi.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk nyata pendidikan karakter. Kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan ditumbuhkan agar siswa kita tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki jiwa sosial dan kepedulian yang tinggi,” ujar beliau.

Dengan kegiatan ini, MAN 2 Aceh Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan madrasah yang peduli, empatik, dan penuh kebersamaan.
