
Lhoksukon Humas MAN 2 Aceh Utara
Tim Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI-WBK-WBBM) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Aceh Utara melaksanakan proses pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jum’at, 26 September 2025 bertempat di Ruang Kepala Madrasah.
Kegiatan pengisian LKE PMPZI tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim ZI-WBK-WBBM MAN 2 Aceh Utara, Iriani, M.Ag yang juga menjabat sebagai Kepala Urusan Tata Usaha MAN 2 Aceh Utara.

Turut hadir dalam tim antara lain:
– Rifka Yani Fitra, S.Pd sebagai Koordinator Area Sistem Manajemen SDM Aparatut
– Al’Aina Miftahul Jannah, S.Sos sebagai Koordinator Area Manajemen Perubahan
– Salma Nadia sebagai Operator Penginputan Dokumen
– Zainal Abidin, S.Pd sebagai Verifikator Dokumen Pelayanan dan Humas
Plt. Kepala MAN 2 Aceh Utara, Sulaiman, S.Pd., M.Pd yang dijumpai pengelola media madrasah menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim yang telah berkomitmen dalam pengisian LKE PMPZI. “Kegiatan ini merupakan langkah penting bagi MAN 2 Aceh Utara dalam membangun budaya kerja yang bersih, transparan, serta akuntabel. Semoga ikhtiar ini dapat membawa madrasah kita menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim ZI-WBK-WBBM MAN 2 Aceh Utara, Iriani, M.Ag menyatakan bahwa pengisian LKE PMPZI merupakan bagian dari tanggung jawab bersama seluruh civitas MAN 2 Aceh Utara. “Kami berharap dengan keterlibatan semua pihak, proses pembangunan zona integritas di MAN 2 Aceh Utara dapat berjalan maksimal. Tim ini berkomitmen untuk bekerja secara profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Iriani.
Lebih lajut iriani menjelaskan, untuk tahapan ini pengisian LKE di awali dengna dua area yaitu area manajemen perubahan dan Sistem Manajemen SDM Aparatut sementara area lainnya akan di susul dikesempatan yang lain.
Dengan terlaksananya pengisian LKE PMPZI Tahun 2025, diharapkan MAN 2 Aceh Utara semakin siap dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menciptakan tata kelola madrasah yang transparan, serta membangun budaya kerja yang mendukung tercapainya Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.
