Jumat, 12-06-2026
  • Selamat datang di situs resmi MAN 2 Aceh Utara. Pastikan alamat resmi kami adalah: man2acehutara.sch.id

Plt. Kepala MAN 2 Aceh Utara Resmi Buka Bimtek Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta bagi Guru

Diterbitkan : - Kategori : Artikel / Berita / Kegiatan / Pengumuman

Lhoksukon Humas MAN 2 Aceh Utara

Plt. Kepala MAN 2 Aceh Utara, Sulaiman, S.Pd., M.Pd, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi guru di lingkungan MAN 2 Aceh Utara. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di Aula MAN 2 Aceh Utara.

Bimtek ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun modul ajar yang selaras dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang saat ini menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama dalam mewujudkan pembelajaran yang humanis, inklusif, dan berkarakter.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala MAN 2 Aceh Utara, Sulaiman, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa guru memiliki peran strategis dalam menerjemahkan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam proses pembelajaran yang nyata di kelas.

“Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya menekankan pada pencapaian akademik peserta didik, tetapi juga pada pembentukan karakter, sikap saling menghargai, empati, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, modul ajar yang disusun harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam setiap kegiatan pembelajaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kaur Tata Usaha MAN 2 Aceh Utara, Iriani, M.Ag, selaku panitia kegiatan menjelaskan bahwa bimtek diikuti oleh seluruh guru dan tenaga pendidik MAN 2 Aceh Utara. Kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan dari pihak madrasah dan pengawas pembina, dilanjutkan dengan penyampaian materi, sesi praktik penyusunan modul ajar, diskusi kelompok, presentasi hasil kerja peserta, serta refleksi dan evaluasi kegiatan.

“Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh guru MAN 2 Aceh Utara. Melalui bimtek ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual tentang Kurikulum Berbasis Cinta, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan karakteristik mata pelajaran masing-masing,” jelas Iriani.

Pada kesempatan tersebut, materi bimtek disampaikan oleh Fasilitator Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, Joko Sudarsono, S.Pd., M.Pd. Dalam paparannya, ia menjelaskan konsep dasar Kurikulum Berbasis Cinta, prinsip-prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta langkah-langkah penyusunan modul ajar yang mengintegrasikan nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, bangsa, dan budaya.

Menurut Joko Sudarsono, modul ajar yang baik harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik.
“Guru perlu merancang pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan. Modul ajar Kurikulum Berbasis Cinta harus mampu menciptakan suasana belajar yang penuh penghargaan, kolaborasi, dan kepedulian sehingga peserta didik berkembang secara utuh, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap,” paparnya.

Selain itu, peserta juga dibimbing untuk menyusun tujuan pembelajaran, aktivitas belajar, asesmen, serta refleksi pembelajaran yang selaras dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta.

Dalam arahannya, Pengawas Pembina MAN 2 Aceh Utara, Saidin, S.Pd, mengapresiasi inisiatif madrasah dalam menyelenggarakan kegiatan penguatan kompetensi guru tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sangat bergantung pada kesiapan guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran.

“Guru harus terus meningkatkan kompetensinya agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan akhlak mulia. Kurikulum Berbasis Cinta merupakan ikhtiar untuk menghadirkan pendidikan yang lebih humanis, sehingga peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” ungkap Saidin.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan partisipasi aktif dari para peserta. Melalui bimtek ini, MAN 2 Aceh Utara berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi guru dalam rangka mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai cinta sebagaimana yang diamanatkan dalam Kurikulum Berbasis Cinta.