
Lhoksukon Humas MAN 2 Aceh Utara
Plt. Kepala MAN 2 Aceh Utara, Sulaiman, M.Pd., menggandeng tokoh masyarakat dalam rangka pelaksanaan prosesi Peusijuek bagi siswa baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 di halaman MAN 2 Aceh Utara tersebut menjadi simbol doa, harapan, dan dukungan masyarakat terhadap perjalanan pendidikan para peserta didik baru.
Prosesi Peusijuek dipimpin oleh Waled Mulyadi, Pimpinan Dayah Irsyadul Ibad Al-Aziziyah. Dengan penuh khidmat, beliau memimpin doa dan prosesi adat Aceh sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus permohonan kepada Allah Swt. agar seluruh siswa baru diberikan kemudahan dalam menuntut ilmu, memperoleh keberkahan, serta menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Dalam arahannya, Waled Mulyadi menyampaikan bahwa tradisi Peusijuek bukan sekadar budaya, tetapi juga mengandung nilai-nilai keislaman yang mengajarkan rasa syukur, persaudaraan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Beliau mengajak seluruh siswa untuk menjadikan masa belajar di madrasah sebagai kesempatan membentuk karakter, memperkuat akhlak, serta menghormati guru dan orang tua sebagai kunci keberhasilan dalam menuntut ilmu.
“Anak-anak sekalian adalah generasi penerus umat dan bangsa. Jagalah adab kepada guru, hormati kedua orang tua, disiplin dalam belajar, serta jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Insya Allah, dengan ilmu yang bermanfaat dan akhlak yang mulia, kalian akan menjadi pribadi yang sukses dunia dan akhirat,” pesan Waled Mulyadi.

Sementara itu, Plt. Kepala MAN 2 Aceh Utara, Sulaiman, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Waled Mulyadi beserta seluruh tokoh masyarakat yang telah berkenan hadir serta memberikan dukungan kepada madrasah. Menurutnya, sinergi antara madrasah, ulama, tokoh masyarakat, dan orang tua merupakan fondasi penting dalam membangun pendidikan yang berkualitas.
Sulaiman berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi seluruh siswa baru dalam menempuh pendidikan di MAN 2 Aceh Utara. Ia juga berharap nilai-nilai religius, budaya, dan karakter yang ditanamkan melalui prosesi Peusijuek dapat terus melekat dalam kehidupan para siswa sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berintegritas, dan mampu mengharumkan nama madrasah.
“Kami berharap kebersamaan antara madrasah dan tokoh masyarakat terus terjalin dengan baik. Dukungan dari para ulama dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan besar bagi MAN 2 Aceh Utara dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berprestasi, dan berkarakter. Semoga seluruh siswa baru diberikan kemudahan dalam belajar dan mampu menjadi generasi yang membanggakan agama, bangsa, dan daerah,” ujar Sulaiman.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan diikuti oleh dewan guru, tenaga kependidikan, tokoh masyarakat, serta seluruh siswa baru MAN 2 Aceh Utara Tahun Pelajaran 2026/2027.
