
Lhoksukon Humas MAN 2 Aceh Utara
Memasuki hari-hari awal kepemimpinannya, Kepala MAN 2 Aceh Utara Nurmadiah, M.Pd mulai membuka ruang komunikasi dengan berbagai unsur di lingkungan madrasah. Salah satunya melalui pertemuan silaturahmi dan diskusi bersama pengurus Pramuka Gugus Depan (Gudep) MAN 2 Aceh Utara di ruang Kepala Madrasah, Jumat (18/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum awal bagi pengurus Pramuka untuk memperkenalkan jajaran kepengurusan sekaligus menyampaikan berbagai program dan rencana pengembangan kegiatan kepramukaan di MAN 2 Aceh Utara, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
Pengurus Pramuka yang hadir dipimpin oleh Muhammad Bulqaini bersama beberapa pengurus lainnya. Mereka didampingi oleh Pembina Pramuka Mauliza, S.Pd dan Waka Kesiswaan Zulfadli, M.Pd. Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Urusan Tata Usaha MAN 2 Aceh Utara, Iriani, M.Ag.

Silaturahmi Sekaligus Menyampaikan Program
Kedatangan pengurus Pramuka tidak hanya menjadi agenda silaturahmi dengan kepala madrasah yang baru, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai perkembangan organisasi ekstrakurikuler tersebut di MAN 2 Aceh Utara.
Dalam pertemuan itu, pengurus Pramuka menyampaikan sejumlah gambaran program yang akan dilaksanakan, termasuk agenda dalam waktu dekat serta arah pengembangan kegiatan kepramukaan untuk jangka panjang.
Muhammad Bulqaini selaku Ketua Pengurus Pramuka menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut penting dilakukan sebagai bentuk komunikasi awal dengan pimpinan madrasah, sekaligus untuk mendapatkan arahan dan dukungan terhadap program-program Pramuka.
Diskusi berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka. Berbagai hal berkaitan dengan kegiatan, pembinaan anggota, pengembangan prestasi, kedisiplinan, serta keberlanjutan program organisasi menjadi bagian dari pembahasan.
Nurmadiah: Pramuka Harus Menjadi Ruang Pembentukan Karakter
Menerima langsung pengurus Pramuka, Kepala MAN 2 Aceh Utara Nurmadiah, M.Pd menyambut baik kehadiran mereka.
Nurmadiah yang akrab disapa Nurma menyampaikan apresiasi atas inisiatif pengurus Pramuka untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan program organisasi kepada pimpinan madrasah.
Menurutnya, komunikasi antara organisasi siswa, pembina, waka kesiswaan, dan pimpinan madrasah merupakan bagian penting dalam membangun kegiatan ekstrakurikuler yang terarah.
«“Saya sangat senang menerima adik-adik Pramuka hari ini. Silaturahmi seperti ini penting, karena saya ingin mengetahui langsung bagaimana perkembangan organisasi dan apa saja program yang akan dilaksanakan. Sampaikan semuanya dengan terbuka, kita diskusikan bersama,” ujar Nurma.»
Ia juga menekankan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan tambahan di madrasah. Menurutnya, kegiatan kepramukaan memiliki ruang yang besar dalam membentuk karakter peserta didik.
«“Saya berharap Pramuka MAN 2 Aceh Utara tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga mampu menjadi wadah untuk membentuk karakter siswa, melatih kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.»
Nurma juga mendorong pengurus agar memiliki program yang jelas, terukur, dan berkelanjutan.
«“Buatlah program yang realistis, tetapi memiliki target. Ada program jangka pendek dan ada program jangka panjang. Yang paling penting, program itu dijalankan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Madrasah akan mendukung kegiatan yang positif untuk pengembangan peserta didik,” tambahnya.»

Kepemimpinan Baru, Ruang Komunikasi Terbuka
Nurmadiah resmi menjabat sebagai Kepala MAN 2 Aceh Utara sejak 2 September 2026, setelah dilantik oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, di Kanwil Kemenag Provinsi Aceh.
Sebagai pimpinan baru, pertemuan dengan pengurus Pramuka tersebut menjadi salah satu langkah untuk membangun komunikasi dengan berbagai unsur madrasah.
Kehadiran pengurus Pramuka bersama pembina dan unsur kesiswaan juga menunjukkan bahwa pengembangan kegiatan peserta didik membutuhkan sinergi berbagai pihak.
Pembina Pramuka Mauliza, S.Pd bersama Waka Kesiswaan Zulfadli, M.Pd turut memberikan gambaran mengenai pembinaan dan arah kegiatan Pramuka di madrasah. Sementara Iriani, M.Ag, selaku Kepala Urusan Tata Usaha, turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Bagi keluarga besar MAN 2 Aceh Utara, pertemuan ini bukan sekadar agenda menerima kunjungan organisasi siswa. Lebih dari itu, silaturahmi tersebut menjadi ruang dialog antara generasi muda dan pimpinan madrasah untuk menyamakan visi dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler.
Pertemuan yang berlangsung di ruang Kepala Madrasah itu ditutup dengan suasana penuh keakraban. Semangat yang dibangun adalah menjadikan Pramuka sebagai salah satu kekuatan ekstrakurikuler MAN 2 Aceh Utara yang terus berkembang, aktif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi madrasah.
Dari ruang Kepala Madrasah, sebuah komunikasi baru dimulai: mendengar, berdiskusi, merancang program, dan bersama-sama membangun Pramuka MAN 2 Aceh Utara yang lebih aktif dan berdaya.
