
Lhoksukon Humas MAN 2 Aceh Utara
Dalam rangka memperkuat nilai-nilai keislaman dan meningkatkan pemahaman keagamaan, guru dan siswa MAN 2 Aceh Utara mengikuti pengajian dan kajian keagamaan bersama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara.
Kajian keagamaan dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Abati H. Samsul Bahri, S.H.I., anggota MPU Aceh Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada guru dan siswa sekaligus memperkuat karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Dalam kajiannya, Abati H. Samsul Bahri mengajak seluruh keluarga besar MAN 2 Aceh Utara untuk terus meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan pemahaman terhadap ajaran Islam. Ia menekankan bahwa ilmu agama yang diperoleh hendaknya tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ilmu agama yang kita pelajari harus mampu membentuk sikap dan akhlak kita. Semakin banyak ilmu yang kita miliki, seharusnya semakin baik pula perilaku dan akhlak kita,” ujarnya.
Kepada para siswa, Abati Samsul Bahri berpesan agar memanfaatkan masa belajar di madrasah dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, siswa tidak hanya dituntut untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga harus membangun karakter, menjaga adab kepada guru dan orang tua, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Ia juga mengingatkan para siswa agar bijak dalam memilih pergaulan dan memanfaatkan perkembangan teknologi. Generasi muda diharapkan mampu menyaring berbagai informasi serta memilih hal-hal yang memberikan manfaat bagi kehidupan dan masa depan.
“Jadilah generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak. Gunakan ilmu yang diperoleh untuk kebaikan diri sendiri, keluarga, madrasah, dan masyarakat,” pesannya.

Plt. Kepala MAN 2 Aceh Utara, Sulaiman, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MPU Aceh Utara, khususnya Abati H. Samsul Bahri, S.H.I., yang telah memberikan pembinaan dan pencerahan keagamaan kepada keluarga besar MAN 2 Aceh Utara.
Sulaiman menyampaikan bahwa kegiatan pengajian bersama MPU Aceh Utara memiliki peran penting dalam mendukung proses pendidikan di madrasah. Pendidikan, menurutnya, tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk peserta didik yang memiliki keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami berharap kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kehadiran MPU Aceh Utara memberikan penguatan kepada kami dalam membina siswa agar menjadi generasi yang memiliki ilmu pengetahuan sekaligus memiliki keimanan dan akhlak yang baik,” ujar Sulaiman.
Ia mengajak seluruh siswa untuk mengikuti setiap kajian keagamaan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan ilmu serta nasihat yang disampaikan sebagai bekal untuk memperbaiki diri.
“Jadikan ilmu yang diperoleh dalam pengajian ini sebagai bekal untuk meningkatkan ibadah, memperbaiki akhlak, menjaga adab, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Sulaiman juga berharap sinergi antara MAN 2 Aceh Utara dan MPU Aceh Utara dapat terus terjalin dengan baik. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pendidikan dan ulama merupakan bagian penting dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi generasi muda.
Kegiatan pengajian berlangsung dengan penuh perhatian dan antusiasme dari para guru dan siswa. Peserta mengikuti materi yang disampaikan Abati Samsul Bahri serta berbagai pesan keagamaan yang relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 2 Aceh Utara terus berkomitmen memperkuat pendidikan karakter dan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan madrasah yang religius, berkarakter, serta mampu melahirkan generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah.
