
Lhoksukon Humas MAN 2 Aceh
Siswa-siswi MAN 2 Aceh Utara melaksanakan kegiatan Khatam Al-Qur’an Program LIMIT (Literasi Al-Qur’an 15 Menit) di halaman MAN 2 Aceh Utara, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan khatam Al-Qur’an ini merupakan bagian dari program pembiasaan keagamaan yang selama ini dilaksanakan di MAN 2 Aceh Utara melalui Program LIMIT. Program tersebut dilakukan dengan membaca Al-Qur’an selama 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
Program LIMIT menjadi salah satu ikhtiar madrasah dalam membangun budaya Qur’ani di lingkungan pendidikan. Sebelum proses pembelajaran berlangsung, siswa bersama-sama membaca Al-Qur’an secara tertib dan khusyuk di kelas masing-masing dengan bimbingan guru.
Pembiasaan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan dan kelancaran siswa dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk karakter peserta didik yang disiplin, religius dan berakhlak mulia.
Melalui kegiatan membaca Al-Qur’an secara rutin, madrasah berharap Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga menjadi pedoman bagi siswa dalam bersikap, bertutur kata dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Prosesi Khatam Al-Qur’an Program LIMIT dipandu oleh Walidi Jamaluddin Ismail, Imam Besar Masjid Baiturrahim Lhoksukon. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti oleh siswa serta keluarga besar MAN 2 Aceh Utara.
Dalam pesannya, Walidi Jamaluddin Ismail mengapresiasi pelaksanaan Program LIMIT yang telah membiasakan siswa membaca Al-Qur’an sebelum memulai pembelajaran.
Menurutnya, kebiasaan membaca Al-Qur’an harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Khatam Al-Qur’an hendaknya tidak dipandang sebagai akhir dari kegiatan membaca, tetapi menjadi momentum untuk semakin dekat dan mencintai Al-Qur’an. “Al-Qur’an jangan hanya dibaca ketika ada kegiatan khatam, tetapi hendaknya menjadi sahabat dalam kehidupan sehari-hari. Bacalah Al-Qur’an secara rutin, pahami maknanya dan amalkan ajaran yang terkandung di dalamnya.”
Walidi juga mengingatkan para siswa agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan. Selain rajin membaca, siswa diharapkan menjaga adab, menghormati orang tua dan guru, serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan dalam Al-Qur’an.
Ia berharap kebiasaan membaca Al-Qur’an yang telah dibangun melalui Program LIMIT dapat terus berlanjut hingga siswa berada di luar lingkungan madrasah.

Sementara itu, Plt. Kepala MAN 2 Aceh Utara, Sulaiman, M.Pd, menyampaikan bahwa Program LIMIT merupakan salah satu bentuk komitmen madrasah dalam memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman peserta didik.
Menurut Sulaiman, membiasakan siswa membaca Al-Qur’an selama 15 menit sebelum belajar merupakan langkah sederhana, tetapi memiliki nilai pendidikan yang besar apabila dilakukan secara konsisten.
“Kita berharap Program LIMIT terus menjadi budaya positif di MAN 2 Aceh Utara. Kebiasaan membaca Al-Qur’an selama 15 menit setiap hari diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an dan membentuk karakter mereka menjadi generasi yang beriman, berilmu dan berakhlak,” ujar Sulaiman.
Ia menambahkan bahwa kegiatan pembiasaan tersebut juga diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih religius. Dengan mengawali pembelajaran melalui bacaan Al-Qur’an, siswa diharapkan memiliki kesiapan mental dan spiritual dalam menerima pelajaran.
“Kita ingin Al-Qur’an tidak hanya selesai dibaca, tetapi juga menjadi pedoman dalam bersikap, bertutur kata dan mengambil keputusan. Harapan kita, lulusan MAN 2 Aceh Utara menjadi generasi yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kuat dalam iman dan akhlaknya,” harapnya.
Sulaiman juga memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan siswa yang telah mendukung pelaksanaan Program LIMIT secara konsisten. Ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan sehingga menjadi salah satu ciri khas budaya religius MAN 2 Aceh Utara.
Kegiatan Khatam Al-Qur’an ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh keluarga besar MAN 2 Aceh Utara dalam membangun generasi Qur’ani, sekaligus menjadikan membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari rutinitas siswa sebelum menuntut ilmu.
Dengan Program LIMIT, MAN 2 Aceh Utara berupaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang beriman, berilmu, berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an.
